Masa Pencarian, setelah 2009

Setiap hari, kuputuskan untuk pulang diatas jam 12 malam, hanya untuk bisa menyusuri jalan  yang mungkin dilaluinya, saat mengumpulkan botol-botol aqua plastik untuk dijual, sambil ku berharap, bisa bertemu dengannya atau paling sedikit melihatnya dari kejauhan, dan kuyakinkan diriku bahwa dirinya dalam keadaan baik.

Yah, kebiasaanku itu sudah kulakukan sejak dirinya menghilang dari rumah beberapa waktu yang lalu, setelah peristiwa yang tidak kusangka-sangka terjadi padaku dan merupakan pukulan berat ke sekian bagi diriku untuk tahu bahwa dia tidak menyukaiku

Dia adalah adikku, adik kandungku, adik yang terlahir dua tahun setelah kelahiranku dan menjadi sibungsu dalam keluarga kami, dan dia kini ada diluar sana, entah dimana, memutuskan untuk hidup sesuai dengan keinginannya , yang sama sekali berbeda dengan keinginan manusia pada umumnya

Dia memilih untuk hidup bebas diluar sana, tanpa belenggu aturan dan kewajiban selain untuk memenuhi keinginannya sendiri

Dan kisahnya adalah sejarah panjang derita bathinku yang hingga kini belum terobati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s